KANKER OTAK

Kanker Otak

Arti Kanker Otak
Kanker otak diartikan sebagai pertumbuhannya sel-sel tidak normal yang mempunyai atau memiliki sifat ganas pada otak. Kanker otak cenderung sangat rentan tumbuh dengan cepat, dengan mudah menyebar ke seluruh tubuh lainnya, dan juga dapat timbul kembali, walaupun sudah diangkat.
Ada 2 jenis kanker otak yaitu kanker otak primer dan kanker otak sekunder.

Gejala-Gejala Kanker Otak
Gejala kanker otak biasanya bervariasi, berawal dari ukuran, titik dimana sel kanker tumbuh, serta juga tingkat bertambahnya perkembangan tumor. Gejala biasanya dapat terjadi disebabkan tumor yang semakin membesar dan lalu memaksa bagian lain dari otak akhirnya mengganggu fungsi-fungsi lain dan mulai memenuhi ruang di dalam rongga kepala. Berikut gejala-gejala kanker otak, yaitu ialah :

1. Sakit pada kepala secara berulang-ulang kali dan semakin sering dan bertambah parah.
2. Gangguan pada saat berbicara.
3. Gangguan pada ingatan atau berubahnya pada kepribadian.
4. Selalu merasakan kelelahan yang berlebihan.
5. Kelemahan yang progresif serta terjadinya lumpuh hanya pada satu sisi pada tubuh.
6. Mual-mual serta muntah.
7. Penglihatan perlahan-perlahan mulai kabur.
8. Terus-terusan mengantuk.
9. Kejang-Kejang.

Faktor-faktor dan resiko penyebab terjadinya kanker otak ialah sebagai berikut :
1. Mulai pada saat berumur 50 tahun ke atas, Walaupun tidak memungkinkan dapat terjadi pada segala usia tapi pasti ada.
2. Kondisi gen-gen yang tertentu.
3. Mempunyai keturunan atau riwayat keluarga dengan tumor otak ini.
4. Pernah mengenai paparan radioterapi di bagian kepala.
5. Mempunyai masalah kesehatan hingga yang mengakibatkan turunnya sistem imunitas pada tubuh.
6. Mempunyai berat badan yang berlebih atau obesitas.
7. Terlalu sering mengonsumsi merokok.
8. Menetap di area lingkungan yang langsung terkena paparan polusi dan juga pencemaran udara yang sangat tidak sehat.

Kapan harus berkonsultasi ke dokter?
Jika mengalami beberapa hal gejala seperti yang disebutkan diatas atau merasakan gejala terus-terusan dan semakin memburuk sampai menganggu aktivitas keseharian kita. Segeralah pergi menemui dokter dan berkonsultasi pada dokter spesialis neurologi sebagai penanganan lebih lanjut. Agar kita dapat mencegahnya lebih cepat daripada terjadi hal yang semakin fatal dan berbahaya hingga mengancam nyawa dan menyebabkan kematian.